Cara menghilangkan bekas jerawat merah dan efek samping

Bekas Jerawat Merah – Kata ini begitu menakutkan, Anda pasti tidak ingin bekas jerawat hadir di wajah Anda. Mungkin Anda pernah punya pengalaman ketika membersihkan wajah, yang terjadi bukannya jerawat sembuh tapi malahan menyisakan bekas jerawat berwarna kemerahan.

bekas jerawat merah

Bekas luka terlihat seperti lubang pada wajah dengan ciri warna merah pada kulit. luka jaringan parut seperti bekas jerawat merah menang susah hilang.

Mengapa bekas jerawat merah susah hilang?

Ketika kita melihat anak kecil, apalagi yang nakal. tentu kita heran mengapa bekas luka mudah sekali hilang. itu di sebabkan karena kulit mati kita mati secara alami. Ketika beranjak remaja dan dewasa, semuanya berubah. Sebum pada kulit mulai menahan sel-sel kulit mati dan di sini sel-sel kulit mati terjebak dan tetap berada di situ. Pori-pori kita juga mulai panas ketika pada usia pubertas. Ini bisa kita lihat dan amati sel-sel kulit mati yang tertahan itu seperti lem berwarna merah. Inilah yang menyumbat pori-pori sehingga menimbulkan jerawat dan bekas jerawat.

Scrub jerawat sedikit sekali membantu untuk menghilangkan bekas jerawat merah. Sel-sel kulit mati memang sudah di angkat bersamaan ketika Anda membilas wajah. Tapi hanya sedikit sekali. Mengapa?

Dengan scrub biasa hanya untuk membuang sel-sel kulit mati, Akan tetapi efek sampingnya mereka juga membunus lapisan kulit dan membuangnya bersamaan.

Cara menghilangkan bekas jerawat merah

Apakah bisa bekas jerawat merah itu di hilangkan. Tentu saja bisa. Kalau punya uang berlebih anda bisa menemui dokter kulit. Biasanya dokter kulit dengan obat khusus mampu melakukan itu. Laser Resurfacing juga dapat menghilangkan bekas jerawat merah. Tapi jika Anda mencari alternatif yang murah, Anda bisa menggunakan cara ini:

TCA Chemical Peeling

Apa itu TCA Chemical Peeling

TCA Chemical Peeling adalah teknik yang digunakan untuk memperbaiki dan menghaluskan tekstur kulit. Kulit wajah sebagian besar dirawat, dan jaringan parut dapat diperbaiki. Pengelupasan kimia dimaksudkan untuk mengangkat lapisan terluar kulit.

Caranya

Menggunakan TCA Chemical peeling 25%, Anda bisa membeli obat-obatan yang mengandung zat kimia ini di apotik dan toko obat. Bentuk yang biasa di temukan adalah krim (salep).

Manfaat TCA Chemical Peeling

– Mengurangi pigmentasi
– Mengurangi bintik-bintik pada kulit wajah karena bertambahnya usia dan kerusakan akibat sinar matahari
– Melembutkan garis-garis halus dan kerutan
– Mengobati jerawat
– Melembutkan jaringan parut jerawat
– Mengobati banyak masalah kulit dalam satu perawatan
– Cocok untuk sebagian besar jenis kulit
– Cocok untuk area wajah dan tubuh
– Aman menurut Food and Drug Administration (FDA)

Selain untuk menghilangkan bekas jerawat merah, Menggunakan cara TCA Chemical Peeling ini juga cocok untuk:

– Kerusakan akibat sinar matahari
– Tekstur kulit tidak merata
– Jerawat & jaringan parut jerawat
– Garis & kerutan
– Pori-pori membesar

Efek Samping

Walaupun TCA Chemical peeling aman menurut FDA, akan tetapi tetap saja zat kimia memiliki efek samping. Walaupun tidak semua kondisi kulit mengalaminya. Berikut ini efek samping TCA Chemical peeling menurut mayo clinic:

– Kemerahan. Penyembuhan normal dari kulit kimia melibatkan kemerahan pada kulit yang dirawat. Setelah pengelupasan kimia sedang atau dalam, kemerahan bisa berlangsung selama beberapa bulan.
– Bekas luka. Jarang, kulit kimia dapat menyebabkan jaringan parut – biasanya di bagian bawah wajah. Obat-obatan antibiotik dan steroid dapat digunakan untuk melembutkan penampilan bekas luka ini.
– Perubahan warna kulit. Pengelupasan kimia dapat menyebabkan kulit yang dirawat menjadi lebih gelap dari biasanya (hiperpigmentasi) atau lebih terang dari normal (hipopigmentasi). Hiperpigmentasi lebih sering terjadi setelah kulit superfisial, sementara hipopigmentasi lebih umum setelah kulit yang dalam. Perubahan warna kulit lebih sering terjadi pada orang yang memiliki kulit lebih gelap dan bisa permanen.
– Infeksi. Pengelupasan kimia dapat menyebabkan gejolak virus herpes – virus yang menyebabkan luka dingin. Jarang, kulit kimia dapat menyebabkan infeksi bakteri atau jamur.
– Jantung, ginjal atau kerusakan hati. Pengelupasan kulit yang dalam menggunakan asam carbolic (phenol), yang dapat merusak otot jantung dan menyebabkan jantung berdetak tidak teratur. Fenol juga dapat membahayakan ginjal dan hati. Untuk membatasi paparan fenol, pengelupasan kimia yang mendalam dilakukan dalam porsi pada interval 10 hingga 20 menit.